Informasi:
Tunggu postingan terbaru tiap harinya

Minggu, 25 Mei 2014

Pendekatan Pembelajaran: Manfaat Humor dalam Pembelajaran

(THSumantri.Blogspot.Com) Secara garis besar ada empat manfaat humor dalam pembelajaran (Darmansyah, 2010 : 81), yaitu :

(a) Membangun hubungan dan meningkatkan komunikasi antara guru dan peserta didik;
(b) Mengurangi stres;
(c) Membuat pelajaran menjadi menarik; dan
(d) Meningkatkan daya ingat suatu materi pelajaran.

Daftar Pustaka:
[1] Darmansyah. 2010. Strategi Pembelajaran Menyenangkan dengan Humor. Jakarta: Bumi Aksara.
Baca Selanjutnya >>

Pendekatan Pembelajaran: Jenis Humor dalam Pembelajaran

(THSumantri.Blogspot.Com) Sheinowitz (dikutip Darmansyah, 2010 : 138) membagi rancangan humor untuk pembelajaran dalam dua jenis, yaitu :

a. Planned Humor
Planned humor adalah humor yang direncanakan untuk pembelajaran dengan menggunakan berbagai sumber belajar yang memungkinkan terpicunya keinginan tertawa pada peserta didik. Beberapa bentuk planned humor diantaranya, yaitu : karikatur humor, cerita humor, dan desain humor khusus dalam bahan ajar.

b. Unplanned Humor
Unplanned humor adalah humor yang tidak direncanakan. Humor ini bersifat spontanitas dan dipicu oleh berbagai aktivitas dalam pembelajaran.

Daftar Pustaka:
[1] Darmansyah. 2010. Strategi Pembelajaran Menyenangkan dengan Humor. Jakarta: Bumi Aksara.
Baca Selanjutnya >>

Pendekatan Pembelajaran: Sisipan Humor dalam Pembelajaran

(THSumantri.Blogspot.Com) Sisipan humor dalam pembelajaran adalah suatu strategi pengorganisasian pembelajaran untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Hal ini sejalan dengan pendapat dari kalangan ahli di antaranya menurut Darmansyah (2010: 11) bahwa, “Sisipan dalam pembelajaran adalah cara komunikasi dan interaksi guru dengan siswa dalam proses pembelajaran agar menciptakan suasana belajar yang menyenangkan”. Kemudian, humor  adalah sesuatu yg lucu: ia mempunyai rasa --;  keadaan (dl cerita dsb) yg menggelikan hati; kejenakaan; kelucuan. (Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ketiga, 2003: 412). Kemudian, menurut Sheinowizt (dikutip Darmansyah, 2010: 66) bahwa, “Humor adalah kualitas yang bersifat lucu dari seseorang yang menggelikan dan menghibur”. Humor dapat juga diartikan sebagai kemampuan untuk menerima, menikmati, dan menampilkan sesuatu yang lucu, ganjil/aneh yang bersifat menghibur. Kemudian, menurut Darmansyah (2010: 72) bahwa, “Sisipan humor dalam pembelajaran adalah komunikasi yang dilakukan guru dengan menggunakan sisipan kata–kata, bahasa, dan gambar yang mampu menggelitik siswa untuk tertawa”. Sisipan humor dapat menjadikan komunikasi antara guru dan murid menjadi lebih mudah dan menarik karena humor mampu memfasilitasi seseorang untuk mengungkapkan kata–kata yang tidak mudah diucapkan. Hal ini diperkuat Darmansyah (2010: 77) yang menyatakan bahwa, “humor seorang guru mendorong anak–anak untuk selalu ceria dan gembira serta tidak akan lekas merasa bosan atau lelah”. 

Daftar Pustaka:
[1] Darmansyah. 2010. Strategi Pembelajaran Menyenangkan dengan Humor. Jakarta: Bumi Aksara.

Baca Selanjutnya >>